salam
bismillahirahmanirahim
Ini Ahad terakhir di syurga.
Rabu depan, waktu ini, saya hampir pasti sedang tidur dalam burung besi. Atau, sedang berbual-bual kosong di Doha untuk transit yang agak bosan.
Ini minggu terakhir di samping perempuan tercantik,ratu hati saya.
3 bulan saya tinggalkan negara itu. Honestly, I never miss anything there. Or perhaps not yet.
Let it be the happening night life at Pushkin downtown, the best sharma grilled at Yugo Zapad, the all you can get in one store:Ashan, kakak produktey yang jual ayam timbang di TeopliStan, or GreenBus beserta Metro free dalam metropolitan Moscow . Rindu itu tidak pernah menyapa. Atau mungkin belum masanya.
Apatah lagi untuk rindukan lecture Anatomy atau Histology.Dream on, baby~
Setahun lalu, Moscow bagi saya terlalu mengujakan and living in a metropolitan super-expensive city kelihatan sebagai terlalu seksi. Perhaps not anymore.
Having stranded on the streets for one night in that metropolitan city,I learnt what is the meaning of homeless and empty. saya terharu Tuhan letak saya dibawah lindungan-Nya yang paling agung.
No one knows how hard it is. Tapi saya yakin yang Dia sudah tentu mengerti.
Saya tidak pasti bagaimana untuk menghadapi minggu akan datang. Kerana semua yang ada di sini sudah hampir sempurna buat saya.
Oh,jarak itu datang lagi.
ps: please mind the rojak in this entry. Thank you.


0 ink-ers:
Post a Comment